KAJIAN NASKAH KUNO ASTA PATALI

Pengarang: 

I MADE PURNA, MADE AYU DIAH INDIRA VIRGIASTUTI T

Penerbit: 

BPNB BALI

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

NKU - 091 (090-099)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-256-5

Jumlah Halaman: 
155

Nilai budaya dalam Asta Patali adalah nilai budaya yang mengandung keseimbangan antara manusia Bali dengan Maha Pencipta, Manusia Bali dengan manusia dan Manusia Bali dengan alam lingkungan Bali. Agar nilai budaya ini tetap ajeg dan arsitektur Bali tetap memiliki jati diri, maka seorang undagi jangan melupakan isi lontar yang memuat tentang arsitektur Bal, jangan melupakan sikut Bali saat menjalankan teknis membuat bangunan adat Bali, seorang undagi harus paham upacara dan upacara membuat bangunan adat Bali, undagi Bali harus paham hala ayu dewsa – baik buruknya hari, undagi harus memahami pemilihan lokasi dan jenis tanah untuk membangun. Agar bangunan tradisional Bali memiliki jati diri, dan taksu para perancang bangunan seperti undagi, sangging, empu, penanda, dan pemangku dalam merancang supaya menggunakan lontar Asta Patali sebagai acuan. Ini dikarenakan lontar Asta Patali menceritakan mengenai salah satu aspek kehidupan dalam memenuhi kebutuhan pokok manusia yaitu papan. Untuk mendirikan bangunan yang ideal sesuai prinsip arsitektur Bali masyarakat dan para perancang harus melalui beberapa tahapan diantaranya persiapan , pedengan kegiatan musyawarah antara anggota keluarga/masyarakat pemakai dengan para perancang, pemilihan tempat yang tepat; teknik dan cara pembuatan mulai dari bagian bawah, tengah dan atas;  tenaga mulai tenaga perancang, tenaga ahli, tenaga umum, sistem pengerahan tenaga; dan sebagainya.