KAGUNAN SEKAR PADMA KONTINUITAS DAN PERKEMBANGAN KESENIAN TRADISIONAL DI YOGYAKARTA AWAL ABAD XX

Pengarang: 

DARTO HARNOKO, INDRA FIBIONA

Penerbit: 

BPNB D.I. YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2021

Daerah/Wilayah: 
Daerah Istimewa Yogyakarta
Rak: 

SKE - 900.702.8 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-623-7654-14-8

Jumlah Halaman: 
154

Kesenian yang berkembang di wilayah Yogyakarta tidak lepas dari pengaruh keraton Yogyakarta dan kadipaten Pakualaman sebagai pusat kebudayaan. Tradisi besar sebagai hasil pemikiran dan proses spiritualitas para aristokrat dan tradisi kecil yang berasal dari rakyat saling mengispirasi dalam perkembangan kesenian sehingga menyumbangkan khasanah kesenian yang beragam di Yogyakarta. Perkembangan kesenian di Yogyakarta pada awal abad XX merupakan hasil dari sofistifikasi kesenian sebagai dampak kekuasaan Raja dan kemakmuran Kesultanan Yogyakarta. Sofistifikasi dalam ranah imaterial ditunjukkan dengan melakukan rekonstruksi yang merupakan kontribusi memori kolektif para seniman senior Istana dengan dibantu ataupun tidak dibantu oleh akademisi Eropa. Sofistifikasi ini juga sesuai dengan gagasan awal yang dicanangkan oleh Raja agar kesenian dari dalam istana baik Yogyakarta maupun Pakualam lebih sakral, memiliki nilai estetis yang tinggi dan syarat akan makna.