JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL VOL. 20 NO. 1 MARET 2013

Pengarang: 

ANI ROSTIYATI, DKK

Penerbit: 

BPNB BADUNG

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

9.2 (JP)

ISSN/ISBN: 

1411-6995

JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL VOL. 20 NO. 1

Jurnal ini merupakan wadah untuk memberikan ruang menyampaikan gagasan original yang bersifat informatif berkaitan dengan kesejarahan dan nilai tradisional. Dalam jurnal ini ada 14 artikel yang terdapat didalamnya, diantaranya: 1) Pandangan Abdi Dalem Terhadap Raja Dan Kraton Surakarta oleh Ani Rostiyati. Mengungkapkan pandangan abdi dalem terhadap raja dan hasil karya raja berupa bangunan, benda pusaka dan upacara di kraton. 2) Budaya Tradisi Perang Papah Pada Upacara Pagingsiran Batara Pingit di Desa Pakraman Pengotan Kabupaten Bangli Bali oleh I Made Purna. Dijelaskan bahwa perang papah merupakan permainan tradisional yang sering juga disebut dengan Tari Persembahan yaitu para pemainnya saling memukul satu sama lain dengan menggunakan batang dari daun pisang. 3) Raja Badung Cokorde Alit Ngurah Pada Masa Pembuangan di Taman Mayura Lombok oleh Cokorda Istri Suryawati. 4) hegemoni Pemerintahan dan Resistensi Wetu Telu Suku Sasak di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara oleh I Wayan Wirata. Dijelaskan bahwa eksistensi Islam Wetu Telu ditengarai kian terdesak akibat adanya resistensi pemerintah bekerja sama dengan Islam Wetu Lima. Karena Wetu Telu dianggap bertentangan dengan ajaran Islam murni. 5) Dampak Modernisasi Terhadap Kesenian Tradisional di Ubud Bali oleh A.A. Gde Rai Gria. Dijelaskan bahwa perkembangan kepariwisataan di daerah Ubud sangat mempengaruhi keberadaan kesenian tradisional di daerah tersebut. 6) Eksistensi Arja Godongan di Dakdakan Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan oleh I Putu Putra Kusuma Yudha. Bahwa, arja godongan merupakan sebuah kesenian yang bersumber dari cerita panji tengan I Godongan dalam pencahariannya mencari seorang istri. 7) Nilai Ajaran Organisasi Surya Chandra Bhuana di Provinsi Bali oleh I Wayan Suca Sumadi. Dalam tulisannya dijelaskan, bahawa organisasi Surya Chandra Bhuana merupakan organisasi kepercayaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan disertai keyakinan bahwa Tuhan itu adalah Maha segala-galanya, Maha Pencipta, Pemelihara, Penghancur, Pelebur.