JOGET DANGKONG EKSISTENSI, FUNGSI DAN UPAYA PELESTARIAN

Pengarang: 

FEBBY FEBRIYANDI, YS

Penerbit: 

BPSNT TANJUNGPINANG

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Kepulauan Bangka Belitung
Rak: 

RKE - 793.3 (790-799)

ISSN/ISBN: 

978-979-1281-49-2

Jumlah Halaman: 
147

Hingga saat ini kesenian joget dangkong masih diminati oleh masyarakat Melayu di Kecamatan Moro. Meskipun dalam frekuensi yang kecil, kesenian ini masih dipentaskan dalam upacara perkawinan, kegiatan kepemudaan dan kegiatan pemerintah daerah. Kesenian joget dangkong yang dipentaskan oleh kelompok joget di Kecamatan Moro telah mengalami berbagai perubahan baik yang disengaja dengan alasan mengikuti tuntutan zaman demi menjaga eksistensi, maupun yang terjadi karena perubahan sosial budaya masyarakat. Perubahan tersebut mencakup penambahan alat musik, lagu dan gerak joget, kostum, organisasi kelompok joget maupun tata pertunjukan. Didalam pertunjukan kesenian joget dangkong terdapat beberapa unsur yang merupakan identitas bagi masyarakat Melayu yaitu : pantun, lagu dan musik Melayu, serta pakaian tradisional Melayu. Dengan adanya unsur identitas Melayu didalam kesenian joget dangkong, menjadikan kesenian tersebut sebagai suatu kesenian Melayu.