JENDERAL ANUMERTA BASUKI RACHMAT

Pengarang: 

RM. SOEBANTARDJO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1996

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

BLS - 923.5 (920-929)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
110

Basuki Rachmat lahir di Senori Kabupaten Tuban, tanggal 14 November 1921. Setelah studinya selesai, Basuki Rachmat masuk PETA. Untuk mempertahankan kemerdekaan, Basuki Rachmat bergabung kedalam BKR yang kemudian namanya diubah menjadi TKR, TRI sampai berubah menjadi TNI. Dalam kepemimpinannya Basuki Rachmat pernah menjabat sebagai Asisten IV KASAD. Basuki Rachmat juga merupakan salah satu saksi kunci peristiwa Supersemar beserta Amir Machmud dan Muhammad Yusuf. 5 Juli 1966 Basuki Rachmat diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Ampera. Dalam upacara Pembubaran Dana Bantuan PBB untuk Irian Jaya tanggal 8 Januari 1969, Basuki Rachmat sedang berpidato dalam Upacara Pembubaran Dana Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Irian Jaya, di ruang rapat Departemen Dalam Negeri ia mendadak jatuh pingsan dan wafat. Ia diangkat menjadi Jenderal Anumerta dan Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden No. 01/TK/1969. Jenderal Basuki Rachmat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.