JATUNG UTANG KESENIAN TRADISIONAL  DARI KALIMANTAN UTARA

Pengarang: 

JUNIAR PURBA, SISVA MARYADI

Penerbit: 

BPNB PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Utara
Rak: 

RKE - 781.6 (780-789)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
31

Jatung Utang merupakan alat musik Dayak Kenyah di Kepulauan Kalimantan. Di  Provinsi Kalimantan Utara seni musik hanya digunakan sebagai pengiring suatu tarian ataupun upacara adat. Alat musik ini terbuat dari kayu kapit mawat yang banyak tumbuh di hutan.  Dengan menggunakan gergaji, ketam listrik, siku-siku, palu, paku, parang dan pensil atau spidol untuk menandai kayu alat musik jatung utang ini siap dikerjakan oleh orang yang ahli dibidang pembuatannya. Untuk membuat nadanya, dilakukan dengan cara mengikis atau menipiskan kayu nada tersebut pada bagian dalamnya (belakang) kayu nada tersebut. Yang harus diperhatikan pada saat penyesuaian nada ini adalah bagian tengah dari kayu nada ini minimal 3 cm, karena kalau kurang nadanya akan sumbang. Perlu diketahui, pada masyarakat Dayak (Kenyah) tidak mengenal nada fa. Namun sekarang ini nada tersebut dipakai untuk menyesuaikan dengan irama musik modern.