INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA KULINER SE’I DI KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Pengarang: 

HARTONO, I MADE SUMERTA, A.A. GDE RAI GRIA, I KOMANG PURNA WIADNYANA PUTRA, I WAYAN SUKADANA

Penerbit: 

KEPEL PRESS

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Nusa Tenggara Timur
Rak: 

KUL - 641.5 (640-649)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-036-3

Jumlah Halaman: 
114

Pengasapan adalah salah satu teknologi yang telah dilakukan oleh nenek moyang masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk mempertahankan kualitas daging sapi. Se’i adalah salah satu hasil olahan daging sapi dengan cara pengasapan, yang merupakan hasil olahan khas dari salah satu kabupaten di wilayah Nusa Tenggara Timur, yaitu Kabupaten Rote Ndao. Se’i adalah makanan khas suku Rote yang kemudian merambah selera masyarakat NTT. Kemudian dikenal juga se’i babi di Teunbaun yang dikelola oleh Om Ba’i (Gasper Tiran). Kuliner se’i memiliki keunikan dan spesifikasi, baik aroma, warnanya yang merah, maupun tekstur yang empuk dan rasanya yang lezat. Pengolahan se’i juga bertujuan untuk memperpanjang daya tahan simpan, serta meningkatkan nilai gizi dan nilai ekonomi daging sapi maupun daging babi.