INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA KULINER AYAM TALIWANG PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Pengarang: 

I WAYAN SUDARMA, DKK

Penerbit: 

BPNB BALI

Tahun Terbit: 

2014

Daerah/Wilayah: 
Nusa Tenggara Barat
Rak: 

6.1.2 (600

ISSN/ISBN: 

602-258-238-0

INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA KULINER AYAM TALIWANG PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Kuliner ayam taliwang merupakan salah satu unsur kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Karang Taliwang Cakranegara Kota Mataram Provinsi NTB. Keberadaannya mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga berpeluang besar menjadi sebuah bisnis kuliner. Ditinjau dari perkembangannya, kuliner ini dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu : (Tahap 1) adalah tahap yang sifatnya sangat tradisional dimulai sebelum 1960-an atau sekitar 1950-an. Bahan yang digunakan masih diambil dari hasil alam sekitarnya dan cara pengolahan umumnya dibakar menggunakan arang kayu atau sabut kelapa. (Tahap II) dijual secara kecol-kecilan dalam bentuk industri rumah tangga dimulai sekitar 1950-an sampai 1967-an. Penjualan menggunakan bakulan dan pedagang kaki lima. Menu yang disajikan masih sangat sederhana berupa nasi ayam bakar dan beberuk. (Tahap III) adalah pengolahan bahan lebih modern dan jenis menu yang disajikan sudah mulai bervariasi, diperkirakan dari tahun 1967-an sampai 1990-an. Menu yang disajikan sudah mengalami pembaharuan secara variatif, adanya penambahan menu-menu baru selain ayam bakar taliwang itu sendiri.