INVENTARISASI KOMUNITAS ADAT TENGGER DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO JAWA TI

Pengarang: 

J. NICOLAAS WAROUW

Penerbit: 

BPNB YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

3.4(300-31

ISSN/ISBN: 

602-17271-8-5

INVENTARISASI KOMUNITAS ADAT TENGGER DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO JAWA TIMUR

Manusia Tengger memiliki kearifan lokal untuk tetap mempertahankan tradisi yang dianggap menjadi warisan dari pendahulu mereka. Peran dukun Pandhita dan Petinggi yang sentral juga menegaskan upaya masyarakat Tengger untuk mempertahankan dan melestarikan konsistensi ajaran keyakinan dan praktek ritual beserta tata caranya dari masa lampau hingga hari ini. Pada kenyataannya sejak dekade 1980an telah ditegaskan bahwa manusia Tengger memiliki gaya hidup yang jauh dari sifat konservatif dibanding penduduk yang tinggal di dataran rendah Jawa yang telah mengalami modernitas Islam, pasar dan negara kontemporer. Lebih jauh, sejak dekade 1960-1970an masyarakat Tengger telah mengkondisikan sistem keyakinannya untuk terdisiplinkan dalam keyakinan dan tradisi Hindu yang terlembagakan dibawah bayang politik kebudayaan dan agama negaraIndonesia pascakolonial, terutama saat Orde Baru.