INVENTARISASI KAIN BATIK SENDANG

Pengarang: 

EMILIANA SADILAH

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

RKE - 746.6 (740-749)

ISSN/ISBN: 

978-602-9052-12-1

Jumlah Halaman: 
123

Di Indonesia, kain batik merupakan salah satu hasil karya warisan budaya yang keberadaannya perlu dilestarikan. Salah satunya terdapat di Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur, khususnya di Desa Sendangduwur Kecamatan Paciran, dikenal masyarakatnya sebagai pengrajin batik tulis. Dalam melakukan aktivitas membatik, perajin masih menggunakan peralatan tradisional seperti canthing, lilin/malam, dan pewarnaan alami. Kebanyakan pembatik di desa ini berstatus sebagai buruh batik ngrengreng, hanya membatik pada batikan pertama. Untuk proses pembatikan selanjutnya dilakukan oleh pengusaha perajin batik. Nama batik di Desa Sendangduwur adalah Batik Sendang. Jenis ragam hias kain pada batik ini dari tahun ke tahun selalu mengalami perkembangan. Namun satu hal yang tidak dapat dipungkiri bahwa Batik Sendang merupakan batik pesisiran yang memiliki motif ragam hias naturalistis dengan pewarnaan yang beranekaragam. Ciri khas pada batik ini adalah motif pethetan (dedaunan dan bunga melati) dengan pewarnaan khas putih, merah dan hitam. Terlihat beberapa motif batik Sendang di Desa Sendangduwur menggunakan motif-motif seperti kawung, parang, gringsing dengan dipadukan dengan motif pethetan. Motif pethetan adalah ciri khas batik sendang tersebut. Dari motif-motif tersebut tidak ada pemaknaan dan larangan tertentu, serta dapat dipakai oleh siapa saja dan kapan saja.