HYBRID ANIMATION

Pengarang: 

YAYAT DAN SARAH NURI SYAHIDA

Penerbit: 

PUSAT PENGEMBANGAN PERFILMAN KEMENDIKBUD

Tahun Terbit: 

2019

Rak: 

RKE - 741.5 (740-749)

ISSN/ISBN: 

978-602-61985-9-4

Jumlah Halaman: 
161

Sejarah membuktikan bahwa dasar animasi telah muncul sejak zaman dahulu yang jauh dari teknologi informasi. Dari berbagai fenomena dan kajian mengenai animasi maka animasi secara luas berbicara masalah bentuk suatu benda yang berubah-ubah menciptakan gerak dan kehidupan. Oleh karena itu satu kata animasi menjadi suatu pengertian, yang berarti menciptakan suatu yang bisa hidup dan bergerak. Selain animasi 2D dan 3D ada pula yang dinamakan hybrid animation atau yang dikenal sebagai mix media yaitu pencampuran dari minimal dua teknis yang sudah ada sebelumnya dan mengkombinasikan jenis animasi yang ada. Contohnya animasi tradisional digabungkan dengan animasi computer menghasilkan gabungan antara animasi 2D dan 3D. Hybrid animation sendiri dibagi menjadi 3 yaitu kombinasi animasi 2D dan 3D, 2D dan live shot, dan 3D dan live shot. Terdapat banyak film yang menggunakan teknik Hybrid Animation. Contohnya antara lain pada film The Last Star Fighter (1984) dalam adegan pesawat dan model-model buatan diciptakan untuk adegan di planet. Salah satu  teknik hybrid animation yang kerap kali digunakan adalah penggabungan antara live shoot dan animasi. Tahapan detail mengenai pembuatan animasi hybrid lainnya yaitu karakter seet, coloring, characters animation process, tahapan pembuatan background, tahapan pembuatan opacity pada setiap karakter, tahapan penggabungan dengan media 3 Dimensi, tahapan animasi, rendering.