HIKAYAT PEUREUDAN ALI 2

Pengarang: 

TEUNGKU PAKEH

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1984

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

NKU - 091 (090 - 099)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
223

Peureudan Ali dan Hindi Licen tiba di Jarussalam. Sesudah memberitahukan abangnya bahwa negeri Palastina sedang dikepung musuh, ia berangkat lagi. Dengan menyamar sebagai pengemis mereka berhasil memasuki istana Palistina tanpa ada orang yang mengenal. Hindi Licen diserahkan kepada Putri Arian untuk diajarkan ilmu agama. Raja Ahmad Kasari dan Menteri Sakdi dengan sejumlah pasukannya berangkat pula ke Palistina untuk membantu Peureudan Ali. Ia meminta bantuan Ahmad Kasari dan Menteri Sakdi di Jarussalam dan Menteri Adan di Pusong Rawa. Sampai di perbatasan mereka berhenti dan mendirikan sebuah benteng dengan nama Kuta Mara. Setelah beberapa lama berada di Cintra biru , Peureudan Ali disertai istinya dan Menteri Cut Ben pulang ke Palistina. Disana mereka disambut dengan gembira oleh Putri Arian. Karena Menteri Cut Ben telah berjasa kepada Peureudan Ali maka pimpinan negeri Palistina diserahkan kepadanya. Kemudian Peureudan Ali pulang ke Jarussalam. Setahun sekali ia pergi ke negeri yang diperintah oleh menteri-menterinya. Sebanyak dua puluh orang raja tunduk dibawah kekuasaannya.