HERMENEUTIKA PASCAKOLONIAL SOAL IDENTITAS

Pengarang: 

MUDJI SUTRISNO

Penerbit: 

KANISIUS

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

PDP - 121 (120-129)

ISSN/ISBN: 

978-979-21-1013-5

Jumlah Halaman: 
182

Tema Postcolonial Hermaneutics ini menjadi menarik sebab sama-sama menyaksikan betapa persoalan identitas kultural (tidak hanya di Indonesia sebagai negara bekas jajahan Belanda dan Jepang, namun hampir di seluruh pelosok dunia ini)bukanlah sesuatu yang mudah untuk dicari dan ditemukan, apalgi dicari solusinya bila ia terlibat dalam friksi atau konflik. Konflik berdarah, tragedi terorisme, pembantaian massal yang menumpahkan jerit tangis dan ratap pilunya ke pangkuan bumi, sekaligus prasangka, diskriminasi dan dominasi merupakan contoh nyata dari kompleksitas pencarian dan perumusan diri dan yang lain secara kultural, geliat pencarian makna dan pemahaman dalam sungai sejarah yang tak ada habis-habisnya mengalir.  Kumpulan tulisan ini mencoba memetakan analisis atas persoalan teoretis yang menjadi tema-tema pokok dari Studi Pascakolonial, seperti identitas, ambivalensi, nasionalisme, perjuangan kebebasan, pertanyaan perempuan, gender, mimikri, ambiguitas, resistensi, rasisme, dan lain-lain.