GURU HAJI ISMAIL MUNDU (ULAMA LEGENDARIS DARI KERAJAAN KUBU)

Pengarang: 

BAIDHILLAH RIYADHI

Penerbit: 

DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KUBU RAYA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

BSL - 922 (920-929)

ISSN/ISBN: 

978-602-19647-0-5

Jumlah Halaman: 
89

Alim Ulama yang ada di Indonesia khususnya di propinsi Kalimantan Barat, akan kita temukan beberapa nama yang sampai saat ini masih harum dan terhormat. Diantara nama-nama tersebut yaitu Syekh H. Ismail Mundu. H. Ismail Mundu berasal dari keturunan raja Sawitto di Sulawesi Selatan. Guru Haji Ismail Mundu lahir di Tanjung Kakap pada tahun 1287 H bertepatan dengan tahun 1870 M. Meskipun beliau memiliki keturunan salah seorang raja dari suatu kerajaan di Sulawesi Selatan, tapi beliau lebih banyak berkiprah di Kalimantan Barat daripada di tempat leluhur yakni Sulawesi Selatan. Sekitar usia 20 tahun, Mundu menunaikan ibadah haji yang pertama kalinya dan mengakhiri masa lajangnya di Mekah. Kemudian kembali ke Indonesia yang dikenal dengan nama H. Ismail Mundu. Pernikahan yang keempat kalinya, H. Mundu kembali melaksanakan ibadah haji yang kedua. Tidak hanya menunaikan ibadah haji, tetapi beliau juga menuntut ilmu kepada seorang Mufti Makah al Mukarramah yang bernama Saeyed Abdullah Azzawawi. Setelah dianggap menguasai ilmu yang cukup, maka pada tahun  1904M/1324H H. Ismail Mundu kembali ke Indonesia (turun ke jawi), kemudian berdomisili di desa Teluk Pakedai yang termasuk dalam wilayah kerajaan Kubu Pontianak Kalimantan Barat. Disanalah beliau terpanggil untuk mengamalkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah beliau terima dan kuasai.