GERBANG AGAMA-AGAMA NUSANTARA HINDU, YAHUDI, RU-KONGHUCU, ISLAM & NASRANI KAJIAN ANTROPOLOGI AGAMA DAN KESEHATAN DI BARUS

Pengarang: 

RUSMIN TUMANGGOR

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

AGA - 291.1 (290-299)

ISSN/ISBN: 

978-602-9402-85-8

Jumlah Halaman: 
408

Buku ini merupakan kajian antropologi mendalam perihal agama dan kesehatan masyarakat Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sesuai dengan judulnya, yaitu Gerbang Agama-Agama Nusantara, Barus yang terletak di pantai barat Sumatera menjadi salah satu tempat yang paling sering di kunjungi oleh para pedagang dari negeri lain, seperti pedagang dari Cina dan Arab. Selain itu pelabuhan yang ada di Barus juga sering kali digunakan untuk transit. Dan ini mengakibatkan terjadinya kontak sosial dan budaya antara masyarakat Barus dengan para pedagang dari seantero negeri. Selain itu juga, buku ini memaparkan kehidupan masyarakat Barus sebelum dan sesudah datangnya agama-agama di tanah Batak, pandangan hidup mereka, konsepsi mereka tentang kesehatan dan penyakit, beserta para penyembuh ‘datu’ dengan ramuan tradisionalnya. Kajian ini menjadi penting karena bisa menelusuri bagaimana awal persentuhan budaya lokal dengan luar, yang nantinya akan memiliki pengaruh kepada agama-agama yang dianut dan cikal bakal menyebarnya agama-agama ke Nusantara ini. Terlebih kajian ini juga bisa memberikan sebuah gambaran mengenai sistem pengobatan tradisional yang hidup dan dihidupi oleh masyarakat Barus melalui cara-cara mereka dalam meracik ramuan-ramuan tradisional. Ramuan-ramuan itu digunakan sebagai obat dan biasanya ramuan itu terdiri dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki khasiat, salahsatu organ tubuh dari hewan, dan benda-benda lainnya yang dianggap memiliki nilai kesakralan yang tinggi. Buku ini menggambarkan konfrontasi dan akulturasi antara kebudayaan modern yang rasional dank has Barat dengan kebudayaan tradisional setempat yang kaya akan unsur magis dan klenik khas Timur.