FUNGSI KELUARGA TIONGHOA DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI BUDAYA DI KOTA PONTIANAK

Pengarang: 

DRA. ASNAINI

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PTK

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L7.3(CINA)

FUNGSI KELUARGA TIONGHOA DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI BUDAYA DI KOTA PONTIANAK

 

 

Kondisi sosial budaya Etnis Tionghoa terbagi menjadi sistem kepercayaan Etnis Tionghoa dimana mereka selalu berpegang pada ajaran leluhurnya sehingga ajaran-ajaran itu senantiasa terpelihara dengan baik, pola pemukiman Etnis Tionghoa, dan struktur sosial etnis Tionghoa. Kemudian fungsi keluarga Tionghoa dalam penanaman nilai-nilai budya terbagi menjadi fungsi biologis dan nilai kehidupan; fungsi keamanan dan nilai-nilai yang memberikan rasa aman; fungsi sosial dan nilai-nilai hubungan antara keluarga, manusia dan lingkungannya; fungsi ekonomi dan nilai-nilai yang mendasari pembagian kerja; fungsi pendidikan dan nilai-nilai pendidikan dalam keluarga; fungsi pendidikan dan nilai-nilai pendidikan dalam keluarga. Perbedaan-perbedaan yang prinsip antara antara etnis Tionghoa dengan etnis lainnya yaitu dimana etnis Tionghoa selain bersifat tertutup mereka juga memiliki rasa curiga terhadap orang lain dan selalu melihat orang dari tingkat kehidupannya atau stratifikasi sosial seseorang. Mereka cenderung menganggap etnis lain lebih rendah dibandingkan etnis mereka tapi dalam hal disiplin, kerja keras, ulet, tangguh dan tidak mudah berputus asa adalah semboyan mereka dalam berusaha yang perlu kita contoh.