FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH SUMATERA SELATAN (STUDI KASUS

Pengarang: 

ABU HANIFAH, DKK

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1996/1997

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Selatan
Rak: 

3.2(300-31

FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH SUMATERA SELATAN (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT KOMERING)

Pada hakekatnya bahwa semua masyarakat yang pernah dikenal, hampir semua orang hidup terikat dalam jaringan kewajiban dan hak keluarga yang disebut sebagai hubungan peran seseorang didasarkan akan adanya hubungan peran seseorang didasarkan akan adanya hubungan peran tersebut karena proses sosialisasi yang sudah berlangsung sejak masa kanak-kanak, yaitu anggota keluarga lain dari padanya, yang akhirnya menimbulkan kesadaran tentang kebenaran yang dikehendaki. Aturan-aturan didalam suatu keluarga masyarakat Komering biasanya mengikuti dari pendahuluannya, yang diwariskan dari leluhurnya atau puyang-puyang mereka, seperti antara lain : kakek/nenek turun ke orang tua (ayah/ibu) turun ke anak dan turun ke cucu. Begitulah proses itu berlangsung yang sering disebut sebagai suatu tradisi (adat).