FRONT PALUPUH DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN SUMATERA BARAT

Pengarang: 

DR. IR. H. DARWIS SN.MS.APU

Penerbit: 

TUJUH LURAH KOTORANTANG SEPAKAT JAKARTA

Tahun Terbit: 

1999

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

HIS - 907.2 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
142

Front Palupuh mempunyai arti tersendiri dan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan juga mempunyai sifat-sifat khusus. Front Palupuh dikatakan penting karena berhasil menghadang gerak maju tentara Belanda kearah utara, sehingga daerah Kabupaten Pasaman sebagai ”lumbung padi” yang luas, berada aman dibawah kekuasaan Republik. Pemerintah Darurat Republik Indonesia yang berada di Koto Tinggi, juga terbebas daripada kemungkinan serangan Belanda dari arah Palupuh dan Bonjol. Front Palupuh memiliki sifat khusus dan spesifik, karena ini adalah satu-satunya pos pertahanan Belanda di Indonesia yang terkepung secara permanen selama Agresi Belanda kedua, khususnya dari Maret 1949 sampai penyerahan kedaulatan. Sifat spesifik lainnya adalah dibangunnya sebuah tugu perjuangan selagi perang masih berkecambuk di desa Bancah Lawas di Palupuh. Front Palupuh yang merupakan sektor II DPA dari daerah pertempuran Agam adalah dibawah komando pasukan Mobile Brigade Polisi.