ESTETIKA DAN SIMBOLISME BEBERAPA MESJID TRADISIONAL DI BANTEN JAWA BARAT (CILEGON)

Pengarang: 

IR. SYAFWANDI , M.SC

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1993

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

1.5(200-29

ESTETIKA DAN SIMBOLISME BEBERAPA MESJID TRADISIONAL DI BANTEN JAWA BARAT : CILEGON
Masjid Pangeran Aria Singaraja sebagai suatu ujud bangunan yang ingin dipahami oleh orang yang melihatnya sebagai suatu bangunan mesjid, menampilkan simbol-simbol yang secara langsung dipahami dan di-ya-kan sebagai suatu bangunan mesjid. Kalau melihat bentuk fisik Mesjid Al-Hadid, simbol-simbol yang ditampilkan kurang komunikatif, sebab mirip dengan gedung-gedung disekitarnya. Berdasarkan fakta dan pemikiran tersebut diatas, dapatlah disimpulkan bahwa konsep dasaratau standar arsitektur Islam (mesjid) pada kedua mesjid ini secara filosofis adalah bagaimana proses simbolisasi dalam bangunan itu dapat mewujudkan atau menampilkan simbol-simbol yang dapat dipahami oleh penerima simbol itu sehingga memunculkan pengertian mesjid.