EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL RELASI DAN JARINGAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA SURABAYA JAWA TIMUR

Pengarang: 

SUMINTARSIH, dkk

Penerbit: 

BPSNT YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

4.1(330-33

ISSN/ISBN: 

978-979-8971-37-2

EKSISTENSI PASAR TRADISIONALRELASI DAN JARINGAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA SURABAYA, JAWA TIMUR

Pasar tradisional di Surabaya menghadapi permasalahan yang sangat kompleks, khususnya terkait dengan kehadiran pedagang kaki lima yang semakin menjamur yang merupakan penganggu terberat pasar tradisional. Pedagang kaki lima berjualan di tempat strategis dengan jenis dagangan yang sama dengan pasar tradisional.Pasar tradisional harus mendapat perhatian penuh untuk pemberdayaannya di tengah himpitan semakin menjamurnya pasar modern dan semakin luasnya tempat pedagang kaki lima. Hal ini mengingat bahwa pasar tradisional memiliki potensi budaya dan potensi sosial. Posisi pasar tradisional terhadap pasar modern jelas ada proses terpinggirkannya pasar tradisional terhadap pasar modern yang menyediakan komoditas yang sama. Untuk itu Pemkot Surabaya sedang mengupayakan dengan sinergisasi antara pasar modern dengan tradisional, yaitu membangun pasar tradisional berbasis modern.