DHARMASRAYA DAN TINGGALAN MASA LALUNYA

Pengarang: 

TIM PENYUSUN

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI SUMATERA UTARA

Tahun Terbit: 

2021

Daerah/Wilayah: 
Jambi
Rak: 

CER - 398

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
54

Dharmasraya artinya adalah daerah yang berlandaskan hukum atau tanah kebaikan. Dharmasraya pernah menjadi pusat pemerintah dan ibukota Kerajaan Melayu mulai tahun 1286 sampai tahun 1347 Masehi. Masyarakat dharmasraya pada masa lampau sangat beragam, beragam etnis dan kepercayaan hidup rukun disana, ada yang beragama Hindu dan ada juga Budha. Keterkaitan antara Jawa (Singhasari) dan Sumatera (Dharmasraya) ditunjukkan dengan kehadiran Arca Amoghapasa. Arca ini adalah arca yang dihadiahkan oleh Raja Kertanegara dari Singhasari kepada Tribuwanaraja, Raja Melayu di Dharmasraya kerajaan besar yang berkedudukan di Pulau Sumatera. Setelah sampai di Dharmasraya, Arca Amoghapasa tersebut diletakkan di sebuah bukit yang saat ini sering disebut sebagai Bukit Barhalo oleh masyarakat setempat. Bukit ini terletak di Desa Rambahan, Kabupaten Dharmmasraya, Sumatera Barat.