DESA ADAT TENGANAN PEGRINGSINGAN KABUPATEN KARANGASEM PROPINSI BALI

Pengarang: 

SITI MARIA

Penerbit: 

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

3.4(300-31

DESA ADAT TENGANAN PEGRINGSINGAN KABUPATEN KARANGASEM PROPINSI BALI

Warga Desa Adat Tenganan Pegringsingan sangat patuh terhadap Awig-Awig (peraturan) Desa yang ada dan sangat ketat, sehingga warga yang melakukan pelanggaran dikenakan sangsi berat bahkan akan dikeluarkan dari desa adat, sehingga segala hak dan kewajiban desa akan dicabut. Masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan merupakan komunitas kecil dengan ciri khas dalam beberapa aspek kehidupan sosial budayanya yang lebih menonjolkan struktur sosial, sistem pola menetap, aturan adat, adat dan upacara tingkat hidup, pelapisan masyarakat yang unik sangat berbeda dengan kehidupan komunitas lainnya di Bali. Masuknya seseorang sebagai warga desa adat (krama desa inti) (warga desa inti) ditentukan disamping melalui perkawinan endogami juga ditentukan secara ideal menurut aturan adat setempat. Pelaksanaan ritualnya baik ritual yang berskala besar maupun kecil masih tetap berlangsung ketat seperti yang telah digariskan oleh aturan adat setempat. Hubungannya dengan kepercayaan masyarakat, bahwa masyarakat setempat masih percaya dan tetap memiliki keyakinan tentang adanya gejala alam, mitologi.