DAMPAK PERKAWINAN CAMPURAN TERHADAP TATAKRAMA DAERAH BALI

Pengarang: 

Dra. SRI SAADAH HERUTOMO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1991

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

4.2(390-39

DAMPAK PERKAWINAN CAMPURAN TERHADAP TATAKRAMA DAERAH BALI

Kawin campur yang terjadi di Bali, khususnya di Denpasar tidak terlalu banyak menimbulkan permasalahan keluarga. Ada kecenderungan bahwa perkawinan campuran akan terus terjadi bahkan kemungkinan makin meningkat, karena wilayah Bali semakin dikagumi karena kebudayaannya yang unik. Perkawinan campuran tidak hanya terjadi antar etnik, akan tetapi juga dengan warga asing. Perkawinan antara orang Bali dengan etnik lain tidak membawa kesulitan dalam kehidupan rumah tangga mereka. Karena mereka tinggal dalam lingkungan Bali, dengan sendirinya budaya Bali lah yang lebih dominan. Namun demikian tidak berarti budaya ibunya tidak diajarkan kepada anak-anak, khususnya dalam pensosialisasian anak.