DAMPAK PEMBANGUNAN EKONOMI (PASAR) TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA DAERAH RIAU (KASUS DESA TEMBELIN

Pengarang: 

DRS. T. DIBYO HARSONO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1995

Daerah/Wilayah: 
Riau
Rak: 

2.3(300-31

DAMPAK PEMBANGUNAN EKONOMI (PASAR) TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA DAERAH RIAU (KASUS DESA TEMBELIN KEPULAUAN RIAU)

Kegiatan ekonomi masyarakat Desa Tembeling, tidak bisa dilepaskan atau dipisahkan dengan latar belakang budayanya. Akan muncul pandangan orang luar yang salah, apabila konsep-konsep dalam ekonomi dipergunakan untuk mengkaji sistem ekonomi tradisional (subsistens). Tanpa memperhatikan latar belakang budaya masyarakat Melayu, khususnya di Desa Tembeling. Dalam memahami sistem ekonomi tradisional, pertimbangan budaya tidak boleh dilupakan. Untuk itu harus dipahami terlebih dahulu budaya masyarakat tersebut (Melayu), karena permasalahan ekonomi tidak bisa terlepas dari hal seperti tersebut di atas. Seperti kaitannya dengan adat istiadat, nilai-nilai, sangat memainkan peranan dalam sistem ekonomi. Tidak ada satu pun kegiatan masyarakat yang tidak di urusi birokrasi, demikian juga ekonomi tidak mungkin lepas dari kondisi budaya, dan itu berarti ekonomi tidak bisa berjalan sendiri tanpa masyarakat. Secara umum perkembangan yang akan datang menuju ke kualitas mnausia. Mengenai kualitas ini bukan hanya menonjolkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kelengkapan manusia yang lain seperti perkembangan budaya dan spiritualisme.