DAMPAK KERAJINAN SULAMAN KERAWANG TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT DI SULAWESI UTARA

Pengarang: 

DRS. BURHANUDIN DOMILI, DRA. MARIA E. TANGKILISAN, DRS. AGUSTINUS WALUKOW

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1996/1997

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Utara
Rak: 

RKE - 746.4 (740-749)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
46

Kerajinan ini merupakan bagian yang tidak dapat dilepaskan dari tradisi mendidik anak gadis yang berangkat remaja, bahkan merupakan salah satu tahapan dalam proses sosialisasi. Kerajinan sulaman kerawang disadari atau tidak juga membawa berbagai dampak dalam kehidupan para pengrajin. Dampak ekonomisnya adalah menyediakan lapangan kerja dengan pendapatan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga pengrajin. Dampak sosialnya adalah merasionalisasi dan mengubah image bahwa kaum wanita hanya bertanggung jawab mengurusi rumah tangga dan bukan pencari nafkah utama. Perubahan image ini diiringi berbagai reaksi baik yang positif maupun negatif dalam kehidupan pengrajin. Upaya pewarisan kerajinan yang semula hanya dilakukan secara individual dan dengan sistem kerja sambil belajar, kini dapat diperoleh melalui pendidikan formal, setelah pihak Depdikbud mengangkat kerajinan sulaman kerawang sebagai salah satu muatan lokal daerah Gorontalo khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya.