CORAK DAN POLA KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDESAAN STUDI TENTANG KEWIRASWASTAAN PADA MASYARAKAT DI PLE

Pengarang: 

SRI SAADAH SOEPONO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Tahun Terbit: 

1995

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

4.1(330-33

CORAK DAN POLA KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDESAAN STUDI TENTANG KEWIRASWASTAAN PADA MASYARAKAT DI PLERED

Masyarakat Anjun menselaraskan hubungannya dengan lingkungan, dimana pertanian masih tetap diakui keberadaannya, dimana pertanian masih tetap diakui keberadaannya, dan lahan yang untuk sementara tidak dapat diolah untuk pertanian karena musim, berpotensi sebagai bahan mentah pembuatan keramik. Jiwa wiraswasta dimiliki masyarakat yang menghendaki nilai tambah dalam hidupnya, tanpa berakibat menjauhnya hubungan dengan Tuhannya. Secara langsung maupun tak langsung kewiraswastaan mempengaruhi kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. Wiraswasta membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja produktif yang tengah atau tidak lagi bekerja sebagai buruh tani. Dengan demikian para buruh tani tidak merasa kehilangan sumber penghidupan dan kehidupannya. Mereka masih bisa bekerja dengan mengandalkan jasanya kepada pengusaha keramik, memang yang diprioritaskan menjadi buruh kerajinan ini adalah masyarakat setempat. Maksudnya agar tidak terjadi pengangguran yang dapat mempersulit kehidupan ekonomi keluarga mereka.