BULETIN ARKEOLOGI NADITIRA WIDYA VOL. 10 NO. 1 

Pengarang: 

TIM PENYUSUN

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI KALIMANTAN SELATAN

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

002.02 (000-009)

ISSN/ISBN: 

1410-0932

Jumlah Halaman: 
68

Terbitan buletin edisi ini mencoba memainkan peran pengkajian, pengembangan, dan gagasan pelestarian agar objek arkeologi dapat dimanfaatkan dalam kondisi yang mendekati ideal. Berkaitan dengan maksud pengkajian, Bambang Sugiyanto memaparkan kajiannya mengenai rock-art. Dari objek tinggalan arkeologi masa klasik, Sondang Martini Siregar memaparkan agama Hindu di Bumiayu. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa awal perkembangan agama tersebut terjadi pada abad ke-9 Masehi, dan mendapat pengaruh Tantrayana. Guna membantu melengkapi data, Fadlan S. Intan menawarkan metode pencarian data arkeologi yang masih berada di dalam tanah, yaitu dengan georadar. Dengan georadar, pekerjaan pencarian benda arkeologi di dalam tanah dapat dilakukan dengan hanya mengamati anomali-anomali yang ditunjukkan oleh deteksi alat tersebut. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang sudah pernah dilakukan, obejk arkeologi juga perlu dikaji dalam hal arah pengembangannya. Berkaitan dengan itu, Marlon Ririmasse memaparkan hasil penelitian arkeologi kepulauan Tanimbar dari tahun 2011-2014 dan rancangan pengembangnnya.