BUDAYA SPIRITUAL ORANG MAKASSAR

Pengarang: 

RAODAH

Penerbit: 

BPSNT MAKASSAR

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

1.5 (200-2

ISSN/ISBN: 

978-979-3897-53-0

BUDAYA SPIRITUAL ORANG MAKASSAR

Keberadaan tempat spiritual di Kabupaten Gowa, sampai saat ini masih tetap eksis dan menjadi bagian dari budaya spiritual masyarakat pendukungnya. Berbagai bentuk pemujaan yang dilakukan melalui media makam tua, saukang, batu bikulung dan rumah adat yang dianggap memiliki kekuatan supranatural yang memberi manfaat dan keberkahan dalam kehidupan mereka yang memujanya. Berbagai bangunan bersejarah peninggalan kerajaandan makam raja Gowa dianggap keramat dijadikan sebagai wasilah atau perantara untuk bermunajat dan melaksanakan ritual, serta melepas nazar setelah mereka merasa memperoleh berkah seperti rezeki, jodoh, jabatan, kesembuhan dari penyakit dan sebagainya. Pemujaan terhadap roh leluhur bagi sebagian masyarakat pelaku sinkritisme masih berlangsung, walaupun mereka telah menganut agama Islam. Tempat spiritual yang tidak sepi dari pengunjung diantaranya makam Syekh Yusuf dan Dato ri Pangentunganyang menjadi tujuan ritual ketika mereka akan melaksanakan suatu hajat.