BUDAYA MARITIM NUSANTARA DALAM PERSPEKTIF ARKEOLOGI

Pengarang: 

KARYAMANTHA SURBAKTI, DKK

Penerbit: 

YAYASAN PUSTAKA OBOR INDONESIA

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

ARK - 930.1 (930-939)

ISSN/ISBN: 

978-602-17680-5-1

Jumlah Halaman: 
250

Buku yang berjudul Budaya Maritim Nusantara Dalam Perspektif Arkeologi ini merupakan bunga rampai tulisan para peneliti arkeologi di lingkungan Balai Arkeologi Sumatera Utara, dan penulis dari luar Balai Arkeologi Sumatera Utara. Adapun beberapa artikel yang terdapat di dalam buku ini meliputi Kajian Nilai Penting Benteng Vieuw Victoria di Kota Ambon dan Konteksnya dalam Jaringan Pelayaran di Maluku Tengah (Karyamantha Surbakti); Perkembangan Masyarakat Maritim Pesisir Aceh Besar: Sistem Kepercayaan Dalam Masyarakat Kuno Masa Lamuri, Sebelum Hingga Awal Berkembangnya Islam (Deddy Satria); Strategi Subsistensi Masyarakat di Tepian Danau Singkarak, Nagari Paninggahan – Solok, Sumatera Barat, Jejak Budaya Kemaritiman (Nenggih Susilowati, Taufiqurrahman Setiawan, Anik Juli Dwi Astuti); Merajut Hidup di Wilayah kepulauan Adaptasi dan Konsepsi dalam Kehidupan Bahari Etnis Nias di Kepulauan Batu, Nias Selatan (Dyah Hidayati); Lansekap dan Diskursus Kemaritiman Biara Sangkilon, Kompleks Kepurbakalaan Padang Lawas Abad IX-XIX Masehi (Andri Restiyadi, Lolita Refani Lumban Tobing); Jejak-Jejak Perdagangan Maritim di Samudera Pasai (Repelita Wahyu Oetomo); Guci dan Tempayan Koleksi Museum Linggam Cahya Dalam Konsteks Produksi Gambir dan Perdagangan Maritim (Stanov Purnawibowo, Mochmmad Fauzi Hendrawan); Penguatan Aspek Kemaritiman Kawasan Situs Bukit Kerang Kawal Darat (Bkkd) Melalui Pengembangan Strategi Komunikasi Lingkungan Sungai Kawal di Kabupaten Bintan (Defri Elias Simatupang); Museum dan Kebangkitan Maritim Indonesia Dekonstruksi Komunikasi Museum Maritim di Indonesia (Asyhadi Mufsi Sadzali).