BUDAYA MAPALUS SISTEM GOTONG ROYONG MASYARAKAT MINAHASA

Pengarang: 

ENDANG SRIWIGATI

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Utara
Rak: 

2.3(300-31

BUDAYA MAPALUSSISTEM GOTONG ROYONG MASYARAKAT MINAHASA

Dikalangan masyarakat Minahasa, gotong royong dikenal dengan istilah Mapalus. Pada awalnya mapalus dilakukan khusus pada kegiatan yang berkaitan dengan bidang pertanian, mulai dari membuka lahan sampai memetik hasil atau panen. Kegiatan gotong royong semacam ini berlangsung sesuai permintaan atau sesuai giliran. Dalam pelaksanaannya mapalus dapat digolongkan dalam kegiatan yang bersifat spontan tanpa pamrih dan terorganisir. Wujud mapalus yang terorganisir adalah yang dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Perkembangan selanjutnya dari budaya yaitu mulai adanya sistem upah atau pemberian baik berupa uang, bahan atau makanan. Beberapa nilai budaya yang tersirat dalam mapalus diantaranya nilai kebersamaan, kedisiplinan, kepedulian dan nilai ekonomis.