BUDAYA MALU DALAM KELUARGA MASYARAKAT ACEH

Pengarang: 

PROF. ABIDIN HASYIM, Msc

Penerbit: 

BKSNT BANDA ACEH

Tahun Terbit: 

1997

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

4.2(390-39

BUDAYA MALU DALAM KELUARGA MASYARAKAT ACEH

Budaya malu masíh merupakan suatu nilai yang kuat berakar di dalam masyarakat Aceh, masih didukung dan dipertahankan sebagai suatu sistem norma, tata kelakuan dan sebagai alat pengendalian sosial yang efektif untuk menjaga keserasian keluarga dan kestabilan masyarakat. Pergeseran nilai terhadap budaya malu memang sudah mulai nampak di kaangan orang-orang berpendidikan terutama yang hidup di kota. Budaya malu dilestarikan melalui proses sosialisasi, yaitu suatu proses yang berlangsung lama dimulai di dalam keluarga sejak seorang anak masih kecil. Rumah tangga dan masyarakat memegang peranan penting dalam melestarikan budaya malu. Lembaga-lembaga formal seperti pesantren dan sekolah juga berperan dalam proses pelestarian itu, terutama melalui pendidikan sopan-santun atau akhlak.