BUDAYA KALWEDO DI MALUKU BARAT DAYA

Pengarang: 

AHOLIAB WATLOLY, FRANSINA MATAKENA, DOMINGGUS SAIYA, FRANS DAHAKLORY

Penerbit: 

BPNB AMBON

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Maluku
Rak: 

ASB (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-979-1463-32-4

Jumlah Halaman: 
352

Kalwedo, adalah sebuah tanda salam persaudaraan dan salam perdamaian yang mempersatukan setiap komunitas masyarakat kepualauan Babar dan Maluku Barat Daya (MBD) disetiap pulau yang ada di kepulauan Maluku Barat Daya. Nilai-nilai Kalwedo, terabadikan di dalam sebuah adat dan budaya kehidupan yang disebut Budaya Kalwedo, dengan dasar pemikiran, sejarah dan citarasa bahasa (semantic) yang mendalam. Nilai budaya Kalwedo itu kemudian terimplementasi didalam berbagai sapaan kekeluargaan bersama yang bersifat lintas negeri dan pulau, yaitu inanara ama yali (basudara laki dan perempuan). Kebudayaan Kalwedo merupakan ciri kebudayaan yang sensitive konflik. Kebudayaan ini oleh masyarakat pendukungnya selalu diandalkan sebagai kekuatan kultural untuk menyelesaikan berbagai persoalan diantara masyarakat kepulauan Maluku Barat Daya yang bersifat antarpribadi, lintas negeri maupun lintas pulau di dalam zona kulturalnya yang luas dan utuh. Proses pewarisan budaya Kalwedo selalu dilakukan melalui ritus adat, lakon kesehari-harian, dan pewacanaan dalam berbagai bentuk permainan bahasa (language game) yang secara metafosir, mengesankan adanya keunikan nilai dan kode kepribadian yang kaya. Pendukung budaya Kalwedo ini memahami bahwa Kalwedo tidak hanya memiliki nilai-nilai sosial dalam penyelenggaraan praktis kehidupan sehari-hari, tetapi juga nilai-nilai religius yang sakral, yang menjamin kedamaian, keselamatan abadi dan kebahagiaan hidup bersama sebagai orang bersaudara.