BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOL. 17 NO. 1 MEI 2014

Pengarang: 

KETUT WIRADNYANA

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI MEDAN

Tahun Terbit: 

2014

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Utara
Rak: 

ARKEOLOGI

BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOL.17 NO. 1, MEI 2014

Sangkhakala ini memiliki format yang berbeda dengan berkala sebelumnya guna memenuhi standar internasional dari penerbitan ilmiah dan sekaligus meningkatkan kualitas materinya. Adapun materi yang diterbitkan kali ini menyangkut budaya pada babakan Prasejarah, Hindu-Budha (klasik), masa Islam/Kolonial, hingga budaya masa sekarang dengan ciri kegunaannya. Uraian dalam kajian dimaksud terbagi atas dua bagian yaitu bahasan yang merupakan hasil penelitian dan bahasan yang merupakan tinjauan. adapun bahasan yang merupakan hasil penelitian diawali dengan bahasan Ketut Wiradnyana menguraikan tentang Toguan dan Batu Siungkap ungkapon, paradigma objek arkeologis bagi masyarakat Batak Toba di Tipang. Pada kajian Hindu-Budha (klasik), Rita Margaretha Setianingsih membahas perihal Siwa Tandawa di Padanglawas, Sumatera Utara. Selanjutnya Rusyad Adi Suriyanto, dkk melalui Karakteristik genetik populasi kuno di Pulau Bali dengan perhatian khusus di daerah Sanur dan Gilimanuk mencoba menguraikan variasi genetik di dua wilayah tersebut. Pada akhirnya berkala ini ditutup dengan dua buah tinjauan arkeologi yang dibahas oleh Defri Elias Simatupang dan Lucas Partanda Koestoro. Melalui aspek yang berkaitan dengan implementasi UU No. 6 Tahun 2014 serta Hewan gajah yang kondisinya sekarang mulai punah.