BERITA PENELITIAN ARKEOLOGI NO 30

Pengarang: 

GUNADI KASNOWIHARDJO

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

070.1 (070-079)

ISSN/ISBN: 

1410-6922

Jumlah Halaman: 
62

Terbitnya Berita Penelitian Arkeologi No. 30 ini merupakan usaha penulis untuk menyebarluaskan hasil penelitiannya tentang danau (ranu) sebagai fenomena budaya dan kekayaan alam Nusantara. Untuk penyampaian pesan akademisnya, BPA ini diawali dengan uraian tentang terjadinya danau (ranu) secara umum dengan beberapa contoh, terutama yang terdapat di Indonesia. Seiring dengan perkembangan ilmu, khususnya arkeologi permukiman, penulis berusaha mengungkapkan pula permukiman di wilayah sekitar danau, demikian pula pola subsistensi masyarakat setempat. Masyarakat sekitar ranu tetap mempercayai adanya tokoh-tokoh pendahulunya sebagai cikal-bakal penghuni desa. Sikap itu ditunjukkan dengan perilaku dan upacara-upacara terkait dengan daur hidup, sedekah bumi atau ruwat desa. Kearifan lokal masyarakat di sekitar ranu-ranu merupakan modal sosial dalam upaya melestarikan lingkungan, seperti yang tercermin dalam falsafah hidup masyarakat kawasan Ranu Gedang. Keberadaan danau (ranu) di suatu wilayah merupakan anugerah, karena memiliki potensi untuk kesejahteraan makhluk, seperti yang terjadi di Kabupaten Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan. Panorama sekitar danau seperti Ranu Klakah (Lumajang) dan Ranu Grati (Pasuruan) memiliki potensi dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata alam yang cukup menarik. Selain itu, pelestarian budaya intangible dapat mendukung atraksi budaya. Selanjutnya, manfaat praktis dari danau bagi masyarakat sekitar jelas sangat potensial, bagi sebagai sumber irigasi, sumber protein hewani, maupun sebagai arena reaksi.