BELAJAR MEMAHAMI HAM

Pengarang: 

ZEFFRY ALKATIRI

Penerbit: 

RUAS

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

IPO - 323 (320-329)

ISSN/ISBN: 

979-25-1643-3

Jumlah Halaman: 
120

Isu dan masalah HAM bagi bangsa di Selatan, dunia ketiga, dan negara pascakomunis pada abad XX dan awal abad XXI pada awalnya sering dihubungkan dengan keinginan mereka untuk melawan penguasa kolonial, penguasa militer, dan kekuasaan yang otoritarian-totalitarian, yang membatasi bahkan menguasai hak-hak dasar mereka yang sah. Tetapi kebanyakan dalam prosesnya, beberapa negara yang sudah merdeka itu, kemudian melakukan pelanggaran HAM atas rakyatnya sendiri, seperti penguasa sebelumnya. Ironisnya gejala ini sering terjadi dan ditemukan di banyak negara, termasuk di Indonesia. sejalan dengan globalisasi, HAM tidak lagi menjadi masalah nasional, tetapi sudah menjadi masalah internasional. Masalah HAM akan selalu dipengaruhi oleh berbagai kepentingan, baik nasional, regional, maupun internasional, yang pada dasarnya juga dipengaruhi oleh kepentingan ekonomi. Oleh karena itu, kondisi HAM yang sudah dikodifikasi dalam DUHAM juga harus tetap dikontrol, demi perbaikan mendasar dan sesuai dengan tujuan awal, yakni mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan.