ARSITEKTUR TRADISIONAL SUMATERA BARAT

Pengarang: 

SYAFWANDI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1993

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

ART-722.4 (720-729)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
58

Rumah adat Minangkabau dilihat dari bentuk fisik bangunan maupun fungsi serta konstruksi dalam pengolahan pemakaian bangunan merupakan potret diri masyarakat pada zamannya. Dalam menentukan ukuran rumah adat arsitektur Minangkabau disesuaikan dengan kondisi topografi, sehingga diperoleh komposisi yang baik dengan alam lingkungannya. Bentuk dasar arsitektur Sumatera Barat didasarkan kepada konsep perikehidupan masyarakat Minangkabau yang sangat bervariasi sehingga terbentuk atap berupa perahu atau tanduk kerbau. Didalam arsitekturnya dikenal dua akhiran yang disebut Laras Koto Piliang dan Laras Bodi Chaniago.