ARSITEKTUR TRADISIONAL MAMASA

Pengarang: 

ANSAAR

Penerbit: 

BPNB MAKASSAR

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Barat
Rak: 

ART-722.4 (700-799)

ISSN/ISBN: 

978-979-3570-84-6

Jumlah Halaman: 
198

Ada beberapa peninggalan arsitektur tradisional yang dimiliki oleh suku Toraja di Kabupaten Mamasa, seperti rumah adat dengan berbagai tingkatannya, alang (lumbung padi) serta kuburan tua yang tradisional. Karya-karya arsitektur tradisional tersebut tersebar di berbagai tempat atau lokasi, baik berdiri sendiri maupun tergabung dalam suatu perkampungan atau atau perkampungan tradisional. Salah satu diantaranya yakni rumah-rumah adat, sebagian sudah ada yang mengalami pelapukan pada beberapa bagiannya, bahkan sampai punah karena termakan usia. Buku ini menguraikan tentang jenis-jenis bangunan yang berarsitektur tradisional Mamasa, prosesi mendirikan bangunan rumah tradisional, terutama rumah-rumah adat, serta terungkapnya makna-makna simbolik dari berbagai ragam hias yang teraplikasi pada bangunan-bangunan yang berarsitektur tradisional Mamasa itu, seperti rumah-rumah adat maupun lumbung (alang). Ragam hias yang terdapat pada bangunan-bangunan tradisional Mamasa, selain berfungsi untuk keindahan, di lain pihak mengandung makna-makna yang menjadi acuan kebudayaan penghuninya. Oleh karena itu pada setiap ragam hias terkandung arti yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan suatu masyarakat.