ARSITEKTUR TRADISIONAL KAMPUNG SINAR RESMI KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT

Pengarang: 

NANDANG RUSNANDAR

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

ART - 728.3 (720-729)

ISSN/ISBN: 

978-602-9052-18-3

Jumlah Halaman: 
177

Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi dikenal dengan istilah imah atau dalam bahasa halusnya disebut bumi. Rumah dibedakan dalam dua macam bentuk atap yang menjadi ciri rumah-rumah di Kasepuhan Sinar Resmi, yaitu bentuk atap jingjing regis dan julang ngapak. Dilihat dari jenis tiang yang dipergunakan ada dua macam rumah, yaitu rumah dengan tiang yang langsung sebagai penyangga dibawahnya mempergunakan umpak dari batu lempar (batu ceper), dan imah gagalur yaitu rumah yang penyangganya mempergunakan tatapakan jangkung terbuat dari batu cadas yang dicetak. Rumah bagi masyarakat kasepuhan Sinar Resmi dalam kesehariannya dapat berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan makanan yaitu dengan adanya goah dan pandaringan di dalam rumah. Selain itu juga berfungsi sebagai tempat istirahat dan meneruskan keturunan dengan adanya ruang pangkeng atau geusan. Dalam lingkup yang lebih jauh, rumah juga berfungsi sebagai tempat upacara atau salametan. Pembangunan sebuah rumah tidak lepas dari ritus yang sangat erat kaitannya dengan sistem kepercayaan yang mereka anut. Dan ini harus dilakukan karena mereka takut akan melanggar pamali.