ARSITEKTUR TRADISIONAL DAERAH LAMPUNG

Pengarang: 

UMAR RUSYDI, RAZI ARIFIN, SUPARNO, WASSER DJ. INDRA, FUADI ZAINI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1986/1987

Daerah/Wilayah: 
Lampung
Rak: 

ART - 722.4 (720-729)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
113

Berbagai jenis bangunan yang bentuk struktur, fungsi, ragam hias dan cara pembuatannya diwariskan secara turun temurun serta dapat dipakai untuk melakukan aktivitas kehidupan dengan sebaik-baiknya. Bagi masyarakat suku Lampung jenis-jenis bangunan masih dapat dibedakan menjadi sifat pemakaian atau penggunaanya. Ada jenis bangunan yang dipakai atau digunakan secara tetap/permanen sesuai dengan fungsi jenis bangunan itu da nada pula yang dipakai/digunakan hanya pada waktu/keadaan tertentu saja atau bersifat sementara. Jenis bangunan tempat tinggal yang digunakan secara permanen/tetap sesuai dengan fungsinya ada dua macam, yaitu rumah tempat tinggal untuk orang biasa/rakyat dan rumah tempat tinggal kepala adat/penyimbang. Sedangkan bangunan tempat tingal sementara ada tiga macam bangunan yaitu Kubu/kubuw/petaruan (bangunan yag didirikan dengan tergesa-gesa dengan peralatan dan bahan bangunan yang mudah didapat di lokasi bangunan akan didirikan. Kepalas/sapeu (bangunan sementara dengan 4 buah tiang tinggi, memakai atap alang-alang atau daun sesuk sebangsa lengkus). Sedangkan yang ketiga yaitu Anjung/sapu/sapeu (bangunan ini hampir sama bentuknya dengan rumah biasanya dengan ukuran lebih kecil.