ARSITEKTUR TRADISIONAL DAERAH BALI

Pengarang: 

I NYOMAN GELEBET, I WAYAN MEGANADA, I MADE YASA NEGARA, I MADE SUWIRYA, I NYOMAN SURATA

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

2002

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

ART-722.4 (720-729)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
476

Ditinjau dari nama, rumah tempat tinggal sesuai dengan tingkat kasta yang menempatinya. Puri rumah tinggal utama. Geria, Jero dan rumah adalah madia dapat pula utama dan sedikit kemungkinan sederhana. Kubu atau pakubon tergolong sederhana. Dalam berbagai bentuk dan fungsi pemujaannya, tempat ibadah disebut Pura dengan tingkatan-tingkatan utama madia dan sederhana. Beberapa nama bangunan untuk tempat musyawarah diantaranya bale banjar, bale pemaksan, wantilan, dan sebagainya. Bangunan tempat menyimpan ada di Pura, perumahan bale banjar atau di tempat bekerja. Tipe dan nama bangunan juga disesuaikan dengan tempat dan fungsinya seperti lumbung, gedong simpen, bale gong dan sebagainya.