ANIMASI 2 DIMENSI

Pengarang: 

RAHMAT RIJAL

Penerbit: 

PUSAT PENGEMBANGAN PERFILMAN KEMENDIKBUD

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

RKE - 741.5 (700-749)

ISSN/ISBN: 

978-602-61985-7-0

Jumlah Halaman: 
128

Dua dimensi adalah suatu objek yang dihasilkan dengan cara menggunakan dua sumbu, sumbu ini biasa disebut dengan istilah sumbu x dan sumbu y (tinggi x lebar). Sebagian besar dari animasi jenis ini adalah, pembuatan animasi yang dilakukan dengan cara menggambar di atas sebuah media yang datar. Benda yang dijadikan media datar itu adalah kertas, kanvas, dinding, kaca, dan segala jenis media yang memiliki bidang dengan sumbu x dan sumbu y (tinggi x lebar). Pembahasan cara kerja animasi adalah langkah awal untuk mengetahui bagaimana gambar-gambar yang tadinya diam (mati) kemudian bisa digerakkan, sehingga dengan kemampuan daya tangkap mata yang kita miiki (Persistance of Vision), dapat melihat tanda pergerakan dari gambar diam tersebut. Untuk mengetahui bagaimana animasi tu dapat bekerja, secara dasar bisa dilihat dari beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai berikut, diantaranya adalah melalui cara-cara seperti, Flip Book, Film dan Projector film dan Komputer. Untuk memulai suatu pekerjaan animasi 2D, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kemampuan dalam menggambar. Sebelum menggambar, pertama-tama harus membahas tentang unsur-unsur apa saja yang terdapat pada seni rupa sebagai dasar dari semua hasil gambar-gambar yang akan diwujudkan. Unsur-unsur seni rupa tersebut terdiri dari unsur titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan pencayahayaan (gelap terang). Prinsip sangat penting bagi anda  sebelum memulai mengerjakan animasi 2D. Jika diabaikan maka hasil gerakan yang akan dicapai tidak akan terlihat bagus. Pada umumnya prinsip dalam animasi terbagi menjadi 12 prinsip, diantaranya Squah and Stretch, Anticipation, Arcs, Follow Through & overlap, Straight Ahead Action & Pose to Pose, dan lainl-lain.