ANDIL MASYARAKAT BIDAR ALAM, SOLOK SELATAN PADA MASA PDRI 1949

Pengarang: 

ZUSNELI ZUBIR; SETYANINGSIH

Penerbit: 

BPSNT PADANG

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

SPR - 904.7 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-979-9388-77-3

Jumlah Halaman: 
74

 

Semenjak Pemerintahan Darurat Republik Indonesia dibentuk tanggal 19 Desember 1948 di Bukittinggi dan diresmikan tanggal 22 Desember di Halaban, Lima Puluh Kota, berarti telah dimulai perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia secara bergerilya dari hutan ke hutan dan dari nagari yang satu ke yang lainnya. Semenjak saat itu mulai bergulir peran masyarakat bawah dalam mendukung perjalanan perjuangan PDRI, hingga akhirnya sampai di Nagari Bidar Alam. Di Bidar Alam rombongan PDRI menjalankan roda pemerintahan secara darurat dengan segala kekurangannya. Selama PDRI berada di Bidar Alam, ternyata masyarakat setempat telah ikut berperan membantu kelangsungan pemerintahan darurat menjalankan roda pemerintahan dengan membantu menyediakan kebutuhan logistik dan menyediakan tenaga untuk mencari lauk. Apa yang dilakukan oleh masyarakat memang tidak ada artinya, dilihat dari sudut perjuangan melawan Belanda. Tetapi peran kecilnya tersebut sangat besar artinya bagi kelangsungan perjuangan mempertahankan Republik Indonesia.