ALAM ROH SEPENGGAL SEJARAH PERJUANGAN RAKYAT KALIMANTAN SELATAN MELAWAN KOLONIAL BELANDA

Pengarang: 

HENDRASWATI

Penerbit: 

BPSNT PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

KSE -904.7 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-602-8451-31-4

Jumlah Halaman: 
118

Alam roh adalah nama samaran dari sebuah “Markas Besar” di darah sektor Selatan pada era pemerintahan ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan saat revolusi fisik tahun 1949 di Kalimantan Selatan. Berdirinya markas Alam Roh ini merupakan strategi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV menghadapi markas Territorial Commandant Voor Zuider en Oosterafdeling van Borneo untuk memblokade Kota Banjarmasin. Dinamakan Alam Roh karena lokasinya yang sangat tersembunyi, tertutup, jauh dari jalur transportasi baik darat maupun sungai, menyebabkan gerakan sekaligus markas ini tidak dapat ditembus oleh pemerintahan Belanda. Hingga akhirnya Belanda menandatangani perundingan gencatan senjata antara pihak Gubernur ALRI Divisi IV dengan NICA tanggal 2 September 1949 di Desa Munggu Raya, Kandangan. Dengan terjadinya perundingan ini, maka gerakan yang dilancarkan dari markas Alam Roh ini pun selesai.