AKULTURASI LINTAS ZAMAN DI LASEM: PERSPEKTIF SEJARAH DAN BUDAYA (KURUN NIAGA - SEKARANG)

Pengarang: 

DWI RATNA NURHAJARINI, ERNAWATI PURWANINGSIH, INDRA FIBIONA

Penerbit: 

BPNB YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

SKO - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-979-8971-50-1

Jumlah Halaman: 
157

Lasem merupakan sebuah kota pesisir yang pernah berkembang sebagai pelabuhan dagang. Lasem sejak lama telah menjadi daerah yang multikultur dan membentuk masyarakat sekarang yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan pluralisme. Interaksi antara warga Tionghoa, Arab dan Jawa sudah terjalin cukup lama di tanah Jawa. Hubungan itu berjalan secara dinamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi terjadi dalam hal bahasa, arsitektur, batik, tradisi/ritual. Akulturasi yang terjadi ditopang oleh proses sejarah yang panjang, terutama hasil memori kolektif tentang perang Kuning menjadi pendorong yang kuat di masyarakat dan terus direproduksi sampai sekarang. Di samping itu juga melalui perkawinan antar etnis dan terbukanya ruang-ruang baru untuk berinteraksi. Faktor penghambat seperti prasangka etnis dan kesenjangan ekonomi disiasati melalui forum-forum yang melibatkan banyak kalangan. Akulturasi yang ada di Lasem pada gilirannya menghasilkan sebuah harmoni sosial yang terus dibangun oleh masyarakatnya. Di tataran bawah terjalin melalui tradisi/ritual yang melibatkan warga. Kesepakatan damai yang dibangun di Lasem menjadi modal sosial yang kuat untuk menjaga dan merekayasa harmoni.