ADAT DAN HUKUM ADAT PADA KOMUNITAS ADAT DI KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Pengarang: 

POLTAK JOHANSEN, M. NATSIR, BENEDIKTA JULIATRI WW

Penerbit: 

MEDIA JAYA ABADI

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

IHK - 340.5A (340-349)

ISSN/ISBN: 

978-623-7526-08-7

Jumlah Halaman: 
112

Adat Istiadat mempunyai ikatan dan pengaruh yang kuat dalam masyarakat. Begitu pula dengan komunitas adat Dayak Kabupaten Kutai Barat yang secara turun-temurun dalam alami telah menciptakan nilai-nilai dan aturan-aturan kearifan lokal yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehar-hari. Ruskanya moral atau bergesernya nilai-nilai budaya disebabkan oleh kurangnya pengaruh hukum adat. Oleh karena itu, hukum adat tidak hanya mempersatukan dan mendamaikan tapi juga menyembuhkan penyakit masyarakat. Dengan membuat sanksi adat yang adil dan sesuai, hukum adat dapat mengatasi persoalan premanisme dan bentuk kekerasan lainnya. Untuk itu, diperlukan fungsionaris adat yang berwibawa serta peran pemerintah untuk menjaga menegakkan hukum adat yang masih berlaku. Masyarakat Dayak Bahau di Kecamatan Tering masih mempertahankan adat dan hukum adat sampai saat ini. Hukum adat di Bahau berfungsi untuk mengatur dan menjadi pedoman dalam berinteraksi serta berfungsi sebagai identitas kelompok, melestarikan pengetahuan tradisional masyarakat hingga menjaga ketertiban dan tatanan sosial. Adapun, perkawinan adalah adat yang menempati posisi paling tinggi. Adat perkawinan masyrakat Jerang Melayu Kutai berkaitan dengan proses awal, terdiri dari beberapa rangkaian adat, sesudah perkawinan dan hukum adat warisan. Ada beberapa jenis perkawinan yang dikenal masyarakat Kutai seperti kawin gantung, perkawinan poligami, perkawinan lari bersama, dan perkawinan darurat. Perkawinan apabila dilakukan secara adat akan melalui prosesi adat yang cukup panjang, berbeda dengan masa sekarang yang dilaksanakan lebih sederhana, tapi tidak menyampingkan nilai-nilai tradisi sehingga dilaksanakan sesuai situasi, kondisi, dan kemampuan yang ada, serta sesuai kesepatan kedua belah pihak.