Katalog Buku

Menampilkan 177 - 192 dari 4440

RIWAYAT TIONGHOA PERANAKAN DI JAWA

Buku Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa ini merupakan artikel dari buah tulisan Onghokham. Kumpulan artikel tersebut kiranya dapat dibagi atas tiga bagian.

SUKARNO ORANG KIRI REVOLUSI & G30S 1965

Tulisan-tulisan Onghokham khas dengan perpaduan antara kerja sejarah dengan pengalaman empiris. Sebagai kumpulan tulisan yang berkutat pada “Sukarno Orang Kiri Revolusi & G30S PKI ini sekali lagi membuktikan itu.

NYAI & PERGUNDIKAN DI HINDIA BELANDA

Sejarah para perempuan dalam buku Nyai & Pergundikan di Hindia Belanda ini memberi pemahaman kepada kita mengenai pola hubungan pada zaman kolonial, dalam proses kemunculan para Indo dan posisi perempuan Indonesia (dan ketidakadilan yang diterimanya).

PKS & KEMBARANNYA BERGIAT JADI DEMOKRAT DI INDONESIA, MESIR & TURKI

Secara khusus buku PKS & Kembarannya Bergiat Jadi Demokrat di Indonesia, Mesir & Turki ini berupaya untuk menanggapi perdebatan mengenai apakah mereka yang Islamis bisa menjadi demokrat dengan membalikkan pertanyaan yang biasa mengenai Islamisme dan demokras

TOKOH TIONGHOA & IDENTITAS INDONESIA DARI TJOE BOU SAN SAMPAI YAP THIAM HIEN

Delapan tokoh Tionghoa yang tercantum didalam buku ini ditulis diantara tahun 1983-1989. Delapan tokoh ini terbagi atas tokoh sebelum dan sesudah perang.

SUKARNO MUDA BIOGRAFI PEMIKIRAN 1926-1933

Sebagai seorang yang tampil dalam dunia politik secara sungguh-sungguh, sebenarnya usia Sukarno dapat dikatakan tidak muda lagi.

B.W. LAPIAN NASIONALIS RELIGIUS DARI TIMUR 1892 – 1977

Buku yang berjudul B.W. Lapian Nasionalis Religius Dari Timur 1892 – 1977 ini berisi tulisan-tulisan yang berasal dari sebuah seminar mengenai B.W. Lapian (1892-1977). B.W.

HARI-HARI TERAKHIR ORDE BARU MENELUSURI AKAR KEKERASAN MEI 1998

Soeharto naik panggung politik pasca kemelut politik yang terjadi pada 1 Oktober 1965. Legitimasi Soeharto tumbuh karena ia mampu mengatasi krisis politik yang disebabkan oleh kudeta yang gagal.

POLITIK FILM DI HINDIA BELANDA

Meskipun telah diperkenalkan bentuk hiburan film kepada penduduk di Batavia khususnya dan di Hindia Belanda pada umumnya saat itu, film belum dapat diterima sebagai satu bentuk hiburan yang digemari penonton.

PRAJURIT PEREMPUAN JAWA KESAKSIAN IHWAL ISTANA DAN POLITIK JAWA AKHIR ABAD KE-18

Buku Prajurit Perempuan Jawa ini mengulas mengenai catatan harian seorang prajurit perempuan Jawa abad ke-18. Sebuah harta karun unik yang bisa menunjukkan kepada kita potret dunia Jawa yang sudah tidak ada lagi, yang sangat fokus, penuh detail, dan berwarna-warni.

MAHASISWA, NASIONALISME & PENJARA PERHIMPUNAN INDONESIA 1923 - 1928

Selama 5 tahun PI telah memegang posisi penting sekali dalam gerakan kebangsaan Indonesia. sumbangan PI yang terbesar adalah usahanya mengembangkan  ideologi sekulernya yang menjadi dasar dari arus utama gerakan kebangsaan setelah 1927.

SOEHARTO & BARISAN JENDERAL ORBA REZIM MILITER INDONESIA 1975 - 1983

Buku yang  berjudul Soeharto & Barisan Jenderal Orba Rezim Militer Indonesia 1975 – 1983 ini begitu rinci mengupas sepak terjang dan kepiawaian Soeharto sebagai dalang jenderal-jenderalnya yang sangat setia dan mendominasi kelompok elite Orde Baru.

SOEHARTO & BANGKITNYA KAPITALISME INDONESIA

Meskipun kaya dengan data empiris, sumbangan terpenting buku ini terletak pada penumbuhan pemahaman teoritis mengenai Indonesia zaman Orde Baru.

KESELARASAN DAN KEJANGGALAN PEMIKIRAN-PEMIKIRAN PRIYAYI NASIONALIS JAWA AWAL ABAD XX

Buku yang berjudul Keselarasan dan Kejanggalan Pemikiran-Pemikiran Priyayai Nasionalis Awal Abad XX ini telah menjadi karya klasik untuk menyelusuri jejak pemikiran mengenai awal Indonesia modern dan bangkitnya nasionalisme.

PAO AN TUI 1947-1949 TENTARA CINA JAKARTA

Pao An Tui (Badan Pelindung Keselamatan), sebuah kesatuan keamanan yang khusus diperuntukkan bagi orang-orang Cina memang pernah ada dan hadir di tengah gejolak revolusi Indonesia.

PERKOTAAN, MASALAH SOSIAL & PERBURUHAN DI JAWA MASA KOLONIAL

Buku yang berjudul Perkotaan, Masalah Sosial & Perburuhan di Jawa Masa Kolonial ini tidak saja menyajikan soal buruh dan perburuhan, namun juga dinamika perkotaan kolonial dengan segala persoalan-persoalan sosialnya, mulai dari Depresi Ekonomi hebat 1930-an, pen