Katalog Buku

Menampilkan 1 - 16 dari 4112
  • SISTEM PERAWATAN KESEHATAN SECARA TRADISIONAL PADA MASYARAKAT TIDUNG DI DESA SALIMBATU KALIMANTAN UTARA

    Desa Salimbatu terletak di Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Di desa ini, terdapat Pusat Kesehatan Masyarakat yang cakupan pelayanannya melingkup 3 desa, yakni Desa Salimbatu, Silva Rahayu dan Tanjung Buka.

  • TRADISI DAN KEARIFAN KELOLA EKOSISTEM DANAU (di) LINDUNG (i) DI DESA EMPANGAU, EMPANGAU HILIR, DAN TELUK AUR, KECAMATAN BUNUT HILIR KAPUAS HULU

    Kapuas Hulu merupakan salah satu dari lima kabupaten di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia.

  • JALUR-JALUR PELAYARAN DAN PENGARUH KEDATANGAN LIMA OPU DAENG BERSAUDARA DI TANAH MELAYU DALAM KITAB SILSILAH SERTA HIKAYAT DAN KISAH ASAL RAJA-RASA SEBELAH MEMPAWAH DAN PONTIANAK DAN MATAN DAN SAMBAS DAN RIAU DAN SELANGOR

    Naskah ‘Kitab Silsilah serta Hikayat dan Kisah Asal Raja-Raja Sebelah Mempawah dan Pontianak dan Matan dan Sambas dan Riau dan Selangor’ menggambarkan kisah pelayaran lima Opu Bersaudara dari Negeri Luwu’ di Sulawesi, ke berbagai wilayah di Nusantara.

  • SISTEM KEPERCAYAAN TRADISIONAL MASYARAKAT SUKU DAYAK LAWANGAN

    Kaharingan adalah nama agama masyarakat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Menurut masyarakat Dayak Ngaju, kaharingan telah ada beribu-ribu tahun sebelum datangnya agama-agama besar seperti Hindu, Budha, Islam dan Kristen.

  • HANDEP VOL. 3 NO. 1, DESEMBER 2019

    Jurnal Handep  Volume 3 Nomor  1, Desember 2019 ini memuat 4 (empat) artikel yang berkenaan dengan sejarah dan 1 (satu) terkait dengan budaya.

  • HANDEP VOL. 2 NO. 2, JUNI 2019

    Jurnal Handep Volume 2 Nomor 2, Juni 2019 ini adalah edisi perdana pengelolaan Handep melalui sistem OJS (Open Journal System). Pada Handep edisi ini tidak lagi menggunakan sistem konvensional.

  • TOPONIMI IBUKOTA KABUPATEN/KOTA DI ACEH

    Buku Toponimi Ibukota Kabupaten/Kota di Aceh ini menyajikan sejarah dan asal-usul kota di Aceh sehingga masyarakat umum bisa mendapatkan informasi mengenai ibukota kabupaten/kota di Aceh secara lebih fokus dan beragam.

  • BULETIN HABA NO. 88 / 2018

    Bulletin Haba No. 88/2018 hadir dengan tema Tradisi dan Sejarah Lisan di Aceh dan Sumatera Utara. Haba kali ini, para penulis memiliki pandangan yang beragam dalam menginterpretasikan hal itu.

  • BULETIN HABA NO. 87 / 2018

    Bulletin Haba No. 87 tahun 2018 merupakan edisi kedua dengan tema Politik Lokal dalam Perspektif Sejarah dan Budaya di Aceh dan Sumatera Utara.

  • SAMADIYAH DALAM STUDI ETNOGRAFI

    Samadiyah merupakan sebuah ritual budaya umat Islam khususnya di sebagian besar Aceh yang dilakukan saat orang tua, anak atau kerabat meninggal dunia.

  • UPACARA-UPACARA DAYAK NGAJU DI KALIMANTAN TENGAH ANTARA ADAT DAN AGAMA

    Sebelum mengenal bermacam-macam agama resmi, orang Ngaju tidak dipisahkan dari kehidupan spiritualnya yang dikenal dengan kepercayaan Kaharingan.

  • PENGUATAN DAN PELEMAHAN PERSATUAN BANGSA : MEDIA DAN TOKOH DI KALIMANTAN SELATAN (1923 - 1959)

    Dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, P.M. Noor berhasil membagun persatuan dan kesatuan dari misi yang dibangunnya dari semua wilayah di Kalimantan.

  • KAJIAN ORGANOLOGI ALAT MUSIK SULING DEWA DAYAK TONYOOI DI KECAMATAN BARONG TONGKOK, KABUPATEN KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR

    Suling Dewa merupakan media pemanggil dewa atau toh leluhur untuk segera turun dan menyembuhkan orang yang sedang sakit.

  • TENUN IKAT DAYAK IBAN DI KAPUAS HULU

    Kain tenun Iban merupakan ragam wastra nusantara yang diproduksi oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.

  • WACANA NASIONALISME DALAM PERS KALIMANTAN BARAT PADA MASA PERGERAKAN KEBANGSAAN

    Gejala nasionalisme di kalimantan Barat terdeteksi melalui belasan pers cetak yang terbit pada tahun 1920-an hingga 1940-an. Perkembangan media massa cetak kala itu telah menjadi kunci dan pembuahan gagasan-gagasan yang membangun kedaran nasional.

  • GAGASAN PERSATUAN ETNIS DAYAK MASA PERGERAKAN NASIONAL DAN PEMBENTUKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH (1905 - 1960)

    Husman Baboe adalah salah satu tokoh Dayak yang ikut mempelopori perubahan bagi suku Dayak dan menjadi teladan bagi rakyatnya. Ia dikenal sebagai sosok yang toleran, akrab, terbuka dan tidak fanatik.