Katalog Buku Sumatera Utara

Menampilkan 1 - 16 dari 115
  • BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOLUME 23 NOMOR 1 MEI 2020

    Pada tahun 2020 ini Balai Arkeologi Sumatera Utara menerbitkan Berkala Arkeologi Sangkhakala Volume 23 Nomor 1. Materi yang diterbitkan pada edisi kali ini memuat berbagai topik yang menarik, naik terkait dengan kajian arkeologis maupun historis.

  • BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOLUME 22 NOMOR 2 NOVEMBER 2019

    Pada bulan November 2019 Balai Arkeologi Sumatera Utara menerbitkan Berkala Arkeologi Sangkhakala Volume 22 Nomor 2. Materi yang diterbitkan pada edisi kali ini meliputi kajian arkeologi prasejarah, arkeologi maritim, arkeologi Islam-Kolonial, sejarah dan epigrafi.

  • BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOLUME 22 NOMOR 1 MEI 2019

    Berkala Arkeologi  Sangkhakala Volume 22 Nomor 1 yang diterbitkan pada bulan Mei 2019 memberikan upaya secara terus menerus dalam perbaikan format dan kualitas materi serta penggunaan aplikasi mendeley serta objek dalam rangka memenuhi standar internasional penerbitan ilmiah.

  • SISINGAMANGARAJA PEMERSATU BATAK DI TOBA

    Dinasti Sisingamangaraja diakui kebanyakan Batak di Toba menjadi pemersatu di zamannya.

  • KILASAN SEJARAH DAN ARKEOLOGI BEBERAPA GEDUNG GEREJA DI SUMATERA UTARA

    Sejarah pengkristenan di Sumatera Utara dalam hubungannya dengan kontak budaya, diketahui bahwa misionaris merupakan penyebar terkemuka budaya asing dan zending adalah lembaga penyelenggara pendidikan.

  • CERITA RAKYAT ALAS

    Dan Cerita rakyat selain merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat, juga berfungsi sebagai sarana penyampaikan nilai budaya itu.

  • KESENIAN MELAYU "SINANDONG ASAHAN"

    Masyarakat Melayu identik dengan Islam, jadi segala sesuatunya akan berdasarkan pada ajaran dan nilai-nilai Islam. Begitu juga halnya dengan adat dan budaya, termasuk di dalamya kesenian masyarakat Melayu.

  • TORTOR SOMBAH (TARIAN DARI TANAH SIMALUNGUN)

    Tortor telah menjadi identitas diri masyarakat Simalungun, dan akan selalu hadir dalam setiap ritual untuk mengiringi upacara.

  • DALIHAN NA TOLU PADA MASYARAKAT BATAK TOBA DI KOTA MEDAN

    Dalihan Na Tolu sebagai tungku kehidupan masyarakat Batak Toba berperan untuk menempatkan posisi setiap individu dalam 3 tungku untuk menopang tatanan hidup kekerabatan masyarakat Batak.

  • BERITA PENELITIAN ARKEOLOGI NO.31

    Pada  Berita Penelitian Arkeologi No. 31 mengangkat judul Sumber-Sumber Tertulis Beraksara Angkola-Mandailing di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara.

  • BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOL. 20 NO. 2 NOVEMBER 2017

    Berkala Arkeologi Sangkhakala terdiri dari dua kata yaitu Sangkha dan Kala. Sangkha adalah sebutan dalam bahasa Sansekerta untuk jenis kerang atau siput laut. Dalam mitologi Hindu Sangkha digunakan sebagai atribut dewa dalam sekte Siwa dan Wisnu.

  • BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOL. 20 NO. 1 MEI 2017

    Berkala Arkeologi Sangkhakala terdiri dari dua kata yaitu Sangkha dan Kala. Sangkha adalah sebutan dalam bahasa Sansekerta untuk jenis kerang atau siput laut. Dalam mitologi Hindu Sangkha digunakan sebagai atribut dewa dalam sekte Siwa dan Wisnu.

  • ARSITEKTUR TRADISIONAL DAERAH SUMATERA UTARA

    Buku Arsitektur Tradisional Sumatera Utara memuat uraian tentang jenis bangunan yang ada di daerah Sumatera Utara, baik itu bangunan rumah tempat tinggal, rumah ibadah, rumah tempat musyawarah dan rumah tempat untuk menyimpan.

  • ISTANA MAIMOON SUMATERA UTARA

    Pada zaman dulu, Istana Maimoon merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Deli. Semenjak Kesultanan Deli mengakui kedaulatan RI yang ditandai dengan Proklamasi Kemerdekaan, Sultan Deli tidak lagi berkuasa.

  • PERANAN WANITA DALAM REVOLUSI KEMERDEKAAN DI SUMATERA UTARA 1945-1949

    Sebelum serbuan militer Belanda tahun 1947 kesegenap basis-basis militer republik di Medan Area, banyak wanita yang masuk mengikuti pelatihan militer yang diadakan oleh TKR dan Lasykar Rakyat.

  • ENSAMBEL MUSIK GONDRANG SIMALUNGUN

    Ensambel musik gondrang yang terdiri dari alat tabuh, seperangkat gong, mongmongan, dan sarunei balon merupakan bagian dari alat musik yang dimiliki oleh masyarakat Simalungun hingga kini. Alunan musik gonrang menjadi perekat sosial kehidupan mereka.