Katalog Buku Nusa Tenggara Barat

Menampilkan 1 - 16 dari 53
  • TRADISI NTUMBU DI DESA NTORI KECAMATAN WAWO KABUPATEN BIMA

    Tradisi Ntumbu merupakan tradisi unik yang tidak ada di daerah lain terutama di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, bahkan di Indonesia.

  • TRADISI PERANG TIMBUNG DI DESA PEJANGGIK, KECAMATAN PRAYA TENGAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT

    Tradisi Perang Timbung merupakan tradisi yang masih dilaksanakan dan dapat kita jumpai khususnya di kalangan suku Sasak yang ada di Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

  • KESENIAN CUPAK GURANTANG DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

    Kesenian Cupak Gurantang merupakan kesenian khas yang berkembang di Bali dan Lombok. Tidak jauh berbeda dengan kesenian Cupak Gurantang di Bali, kesenian Cupak Gurantang di Lombok juga mengambil lakon berdasarkan cerita rakyat Cupak Gurantang.

  • TRADISI BAREMPUK DI DESA KAKIANG KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA NUSA TENGGARA BARAT

    Barempuk  atau yang juga dikenal dengan Beranak dan Bawi ini merupakan permainan tradisional rakyat etnis Samawa di Pulau Sumbawa.

  • DAMPAK MODERNISASI TERHADAP KESENIAN TRADISIONAL ESOT-ESOT DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT

    Pada awalnya peralatan kesenian esot-esot hanya jidur (gendang bambu) dan tug-tug (tambur). Selanjutnya bertambah mandolin dan kuningan (cemprang). Pada tahun 1990-an bertambah casio atau organ.

  • PERGESERAN NILAI BUDAYA RIMPU PADA MASYARAKAT BIMA (MBOJO), KELURAHAN NITU, KECAMATAN RABA, KOTA BIMA

    Rimpu merupakan suatu tradisi yang telah ada sejak budaya Bima ada. Namun dalam perkembangannya rimpu menyesuaikan dengan keadaan pada zamannya. Rimpu sebagai kearifan lokal masyarakat Bima menyesuaikan dan termodifikasi ke dalam nilai-nilai islami.

  • TARI SIREH DI DUSUN BUANI, DESA BENTEK, KECAMATAN GANGGA, KABUPATEN LOMBOK UTARA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    Tari sireh yang berasal dari Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara ini merupakan tarian yang wajib dilestarikan. Dalam istilah Sasak, tarian yang memiliki tema Memahaq ini berasal dari tradisi memakan daun sirih beserta dengan seluruh kelengkapannya.

  • KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT NELAYAN TANJUNG LUAR LOMBOK TIMUR, NUSA TENGGARA BARAT

    Masyarakat Desa Tanjung Luar, Kec. Keruak, Kab. Lombok Timur, Provinsi NTB adalah masyarakat nelayan yang terbentuk dari komposisi penduduk yang beragam. Komunitas nelayannya mempunyai sistem budaya yang unik.

  • PATU MBOJO STRUKTUR, KONSEP PERTUNJUKAN PROSES PENCIPTAAN DAN FUNGSI

    Patu Mbojo pada umumnya terdiri dari tiga atau empat kalimat. Selain itu, ada juga patu yang melebihi empat kalimat. Bentuk terpanjang patu adalah sebelas kalimat. Bentuk dasar patu Mbojo adalah dua kalimat.

  • TARI TANDAK GERAK PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    Kesenian tradisional masyarakat Bayan yang disebut tari tanda gerak (gegeruk tandak) adalah tarian yang dimainkan oleh 13 (tiga belas) orang yang menari membentuk formasi barisan memanjang atau lingkaran, dimana semuanya menari dan melawas atau menembang, hingga saling berbalas

  • KECIMOL SENI KOLABORASI KAJIAN BENTUK FUNGSI DAN NILAI DI LOMBOK

    Kecimol adalah salah satu kesenian masyarakat di Lombok NTB yang merupakan hasil kreativitas masyarakat.

  • INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA KULINER AYAM TALIWANG PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA KULINER AYAM TALIWANG PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

  • KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT NTB KAITANNYA DENGAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI

    KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT NTB KAITANNYA DENGAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI

  • KAJIAN ASTRONOMI TRADISIONAL (PALELINTANGAN) DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

    KAJIAN ASTRONOMI TRADISIONAL (PALELINTANGAN) DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

  • TRADISI NYONGKOL DAN EKSISTENSINYA DI PULAU LOMBOK

    TRADISI NYONGKOL DAN EKSISTENSINYA DI PULAU LOMBOK

     

  • PERISEAN DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

    Perisean merupakan permainan atau hiburan rakyat Lombok yang mengarah pada menonjolkan ketangkasan bagi pelakunya dimana nilai-nilai sportifitas, keperwiraan, dan keterampilan dalam membela diri yang sangat dihormati oleh setiap pemain y