Katalog Buku Daerah Istimewa Yogyakarta

Menampilkan 113 - 128 dari 265
  • METODE KONSERVASI TRADISIONAL (PENJAMASAN) CAGAR BUDAYA BERBAHAN LOGAM

    Keris merupakan tinggalan budaya yang bersifat tangible, yang didalamnya melekat tinggalan budaya yang bersifat intangible. Tinggalan atau warisan budaya intangible yang melekat pada keris antara lain upacara penjemasan.

  • BUKU PANDUAN MUSEUM BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA (THE AMAZING HERITAGE BUILDING)

    BUKU PANDUAN MUSEUM BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA (THE AMAZING HERITAGE BUILDING)

  • INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA UKIR PERAK KOTAGEDE

    Kerajinan ukir perak Kotagede merupakan kegiatan yang melibatkan semua aspek kebudayaan. Teknologi pembuatan logam dipadukan dengan pengetahuan lokal Kotagede. Tumbuh dan berkembangnya ukir perak Kotagede menjadikan pengetahuan ukir khas Kotagede yang bernama Filigri dan ukir.

  • INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA SENI UKIR KAYU JEPARA

    Seni ukir kayu di Jepara berkembang secara turun temurun hingga sekarang, dan sampai saat ini masih tetap terjaga karakteristiknya. Selain faktor keturunan, regenerasi seni ukir kayu di Jepara adalah dengan sistem Nyantrik.

  • INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA REOG PONOROGO

    Reog identik dengan Ponorogo. Kesenian Reog sarat dengan tradisi yang penuh makna. Kesenian Reog merupakan budaya budaya khas Ponorogo. Pada kesenian Reog, berbagai peran dikembangkan mulai dari Warok, Klana Sewandana Jathil dan Bujangganong.

  • INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA SENDRATARI RAMAYANA PROVINSI DIY

    Keistimewaan bahwa Sendratari Ramayana ini berdasarkan pada relief Ramayana abad 9-10, yang ada di Kompleks Candi Prambanan, menjadikan Sendratari Ramayana di Prambanan berbeda dengan tarian Ramayana yang ada di Bali maupun di Tjailand dan India.

  • PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP DAERAH RAWAN EKOLOGI DI KABUPATEN SRAGEN DAN BOJONEGORO

    PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP DAERAH RAWAN EKOLOGI DI KABUPATEN SRAGEN DAN BOJONEGORO

  • YOGYAKARTA DARI HUTAN BERINGIN KE IBUKOTA DAERAH ISTIMEWA

    Secara historis Yogyakarta berawal dari sebuah Kota Istana atau Kota Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang terletak di daerah pedalaman Jawa. Sejak awal tumbuhnya kota istana, Yogyakarta telah dihuni oleh beragam suku bangsa dan etnis itu membawa kebudayaan yang berbeda.

  • WAYANG TOPENG SEBAGAI WAHANA PEWARISAN NILAI

    Wayang (topeng) sebagai seni pertunjukan menyampaikan nilai-nilai dalam bentuk simbolis dan estetis.

  • PEMBINAAN BUDAYA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    PEMBINAAN BUDAYA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

  • PENGETAHUAN, SIKAP, KEYAKINAN DAN PERILAKU DI KALANGAN GENERASI MUDA BERKENAAN DENGAN SISTEM PEWARIS

    PENGETAHUAN, SIKAP, KEYAKINAN DAN PERILAKU DI KALANGAN GENERASI MUDA BERKENAAN DENGAN SISTEM PEWARISAN TRADISIONAL DI KOTA YOGYAKARTA

  • FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

  • ORANG BUTON SUKU BANGSA BAHARI INDONESIA

    ORANG BUTON SUKU BANGSA BAHARI INDONESIA

  • SERI PEMBINAAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA (28) ORGANISASI PENGHAYAT KEPERCAY

    SERI PEMBINAAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA (28) ORGANISASI PENGHAYAT KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA DAN KELENGKAPANNYA DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

  • KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT PEDESAAN DALAM HUBUNGANYA DENGAN PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP DAERA

    KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT PEDESAAN DALAM HUBUNGANYA DENGAN PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

  • DESA HUTAN DALAM PERUBAHAN  EKSPLOITASI KOLONIAL TERHADAP SUMBERDAYA LOKAL DI KERESIDENAN REMBANG 1865-1940

    Selama periode 1865-1940 desa-desa hutan di Kresidenan Rembang mengalami transformasi sosial ekonomi yang cukup mendasar. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan politik kehutanan yang berdampak luas pada perkembangan masyarakat desa hutan.